- Pondok Pesantren Al Ulya
- Mei 24, 2026
![]() |
| Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi hadir di acara pelepasan siswa SMP NU 06 Kedungsuren dan SMK NU5ELA. (Gambar: Dok. Al Ulya Kedungsuren/Aditya Nur Kahfi) |
alulya.ponpes.id - Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi menghadiri wisuda dan pelepasan siswa SMP NU 06 Kedungsuren serta SMK NU5ELA (SMK NU 05 Kaliwungu Selatan) pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan berlangsung di lingkungan sekolah setempat dan diikuti para siswa, guru, wali murid, serta tamu undangan.
Prosesi wisuda tersebut menjadi bagian dari rangkaian Haflah Akhirussanah dan Milad ke-15 Pondok Pesantren Al Ulya Kedungsuren. Kegiatan ini juga dirangkai dengan peringatan HUT ke-38 SMP NU 06 Kedungsuren dan HUT ke-18 SMK NU 05 Kaliwungu Selatan.
Selain Wakil Bupati Kendal, acara tersebut turut dihadiri Plt Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kendal Supriyanto, tokoh masyarakat, jajaran guru, dan wali murid. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pendidikan di lingkungan Ma’arif NU.
Dalam sambutannya, Benny Karnadi mengajak para orang tua untuk tidak ragu mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada lembaga pendidikan Ma’arif NU. Menurutnya, sekolah-sekolah NU memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, serta dekat dengan para kiai dan guru NU.
“Bapak dan Ibu orang tua, titipkanlah putra-putri panjenengan semua di lembaga Ma’arif NU. Titipkan kepada kiai-kiai NU. Insyaallah, putra-putri panjenengan setiap hari didoakan oleh para kiai NU dan guru-guru NU,” pesannya.
Benny juga menegaskan bahwa pendidikan di lembaga NU mampu melahirkan generasi yang sukses dan berdaya saing. Ia menyampaikan pengalamannya sebagai contoh bahwa lulusan sekolah NU memiliki kesempatan untuk meraih capaian penting.
“Jangan takut menyekolahkan anaknya di lembaga NU, karena saya buktinya, bisa menjadi Wakil Bupati dari sekolah NU,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kendal, Supriyanto, mengingatkan para lulusan agar tetap memegang nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Nilai tersebut dinilai penting sebagai bekal ketika melanjutkan pendidikan maupun berkiprah di tengah masyarakat.
“Bekal akidah dan akhlak menjadi hal penting bagi peserta didik saat melanjutkan pendidikan maupun berkiprah di masyarakat,” ujarnya.
Kepala SMP NU 06 Kedungsuren, Rokhimatul Inayah, menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah menyelesaikan proses belajar. Ia berpesan agar para lulusan tidak berhenti menuntut ilmu dan tetap menjaga akhlak yang telah dibiasakan selama berada di sekolah maupun pesantren.
“Kelulusan ini bukan akhir dari perjalanan belajar. Anak-anak harus terus melanjutkan pendidikan, menjaga akhlak, dan membawa nama baik almamater di mana pun berada,” katanya.
Senada dengan itu, Kepala SMK NU 05 Kaliwungu Selatan, Ahmad Supari, menyebut wisuda sebagai momentum penting bagi peserta didik untuk bersiap menghadapi tahap berikutnya. Menurutnya, lulusan SMK NU5ELA perlu membawa bekal kompetensi, ilmu, keterampilan, dan adab dalam setiap langkah.
“Kami berharap lulusan SMK NU 05 Kaliwungu Selatan tidak hanya memiliki kompetensi sesuai bidangnya, tetapi juga membawa akhlak pesantren dalam setiap langkahnya. Bekal ilmu, keterampilan, dan adab harus berjalan beriringan,” ujarnya.
Selain prosesi wisuda dan pelepasan siswa, kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan tari dari para siswa. Penampilan itu menambah semarak suasana sekaligus menjadi ruang apresiasi bagi kreativitas peserta didik.
Melalui kegiatan ini, SMP NU 06 Kedungsuren dan SMK NU5ELA melepas para lulusan dengan harapan mampu melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, maupun berkiprah di masyarakat dengan tetap menjaga akhlak dan nama baik almamater.
Berita terkait: Al Ulya Bersholawat Dipadati Ribuan Jamaah, Habib Ali Zainal Abidin dan Gus Reza Hadir di Kedungsuren
Penulis: Elis Fajariyati
Editor: Aditya Nur Kahfi
