- Pondok Pesantren Al Ulya
- April 30, 2026
![]() |
| (Credit: alulya.ponpes.id) |
alulya.ponpes.id - SMK NU 05 Kaliwungu Selatan menggelar Pembekalan Ke-NU-an bagi siswa kelas XII pada Senin hingga Kamis, 27–30 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan sekolah dalam melepas peserta didik menuju dunia kerja, pendidikan lanjutan, dan kehidupan bermasyarakat.
Pembekalan tersebut diikuti siswa kelas XII dengan antusias. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya memperkuat pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, sekaligus menanamkan karakter, akhlak, jiwa kepemimpinan, dan semangat berorganisasi.
Kegiatan dibuka secara khidmat. Kepala SMK NU 05 Kaliwungu Selatan, Akhmad Supari, menyampaikan bahwa pembekalan Ke-NU-an memiliki arti penting bagi siswa sebelum menyelesaikan masa pendidikan di sekolah.
“Kegiatan ini menjadi bekal penting bagi anak-anak kelas XII sebelum mereka lulus. Kami berharap para siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keterampilan kerja, tetapi juga memiliki akhlak, karakter, serta pemahaman Ke-NU-an yang kuat sebagai bekal hidup di masyarakat,” ujar Akhmad Supari dalam sambutannya.
Selama empat hari pelaksanaan, siswa mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan tantangan generasi muda NU setelah lulus dari SMK. Materi yang diberikan mencakup penguatan Ke-NU-an, organisasi, kepemimpinan, serta pengenalan IPNU dan IPPNU.
Sejumlah narasumber dari lingkungan NU turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka di antaranya Drs. KH. Yusuf Jupri, M.Pd. dari Lakpesdam PCNU Kendal; Khoirul Umam, S.Pd. dari Lakpesdam MWC NU Kaliwungu Selatan; M. Khafidin, S.Pd. selaku Ketua PAC GP Ansor Kaliwungu Selatan; serta Andika Raihan selaku Ketua PAC IPNU Kaliwungu Selatan.
Selain itu, pembaiatan kader NU dipimpin oleh Kyai M. Syakirin, S.Pd. dari MWC NU Kaliwungu Selatan. Prosesi ini menjadi bagian dari penguatan identitas dan komitmen siswa sebagai generasi muda Nahdlatul Ulama.
Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak memahami bahwa lulusan SMK tidak cukup hanya siap secara akademik dan keterampilan. Mereka juga perlu memiliki dasar keagamaan, kepedulian sosial, karakter kuat, serta kemampuan menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Para siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga amaliyah NU dan berperan aktif dalam organisasi. Bekal tersebut diharapkan dapat membantu mereka menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan tradisi dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Tidak hanya berfokus pada pembekalan Ke-NU-an, kegiatan ini juga diisi dengan Bimbingan Pra Kerja. Sesi tersebut disiapkan untuk membantu siswa memahami kebutuhan dan tantangan dunia kerja setelah lulus.
Materi pra kerja disampaikan oleh narasumber dari Disnaker Kabupaten Kendal, HRD KEK, dan BKK SMK NU5ELA. Dalam sesi ini, siswa memperoleh wawasan mengenai kesiapan memasuki dunia industri, etika kerja, peluang kerja, serta berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum bekerja.
Pada akhir kegiatan, Kesiswaan SMK NU 05 Kaliwungu Selatan, Dewi Erina Saraswati, berpesan agar siswa kelas XII tetap menjaga nilai-nilai baik yang telah diperoleh selama belajar di sekolah. Ia juga berharap para siswa mampu membawa nama baik almamater di mana pun berada.
“Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini, anak-anak kelas XII tidak hanya siap menghadapi dunia kerja atau melanjutkan pendidikan, tetapi juga memiliki pegangan nilai-nilai Ke-NU-an yang kuat. Jadilah lulusan yang berakhlak, bermanfaat bagi masyarakat, dan tetap menjaga nama baik almamater,” ujar Dewi Erina Saraswati.
Kegiatan Pembekalan Ke-NU-an ini menjadi wujud komitmen SMK NU 05 Kaliwungu Selatan dalam mencetak lulusan yang kompeten, religius, dan berakhlakul karimah. Sekolah berharap para siswa mampu menjadi generasi muda NU yang menjaga tradisi, mengamalkan nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah, serta memberi manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.
Penulis: Elis Fajariyati
Editor: Aditya Nur Kahfi
